Cari Tanah Dijual Murah di Bekasi? Pertimbangkan Dulu 5 Hal Ini

Bekasi dengan wilayah khususnya yaitu Cikarang merupakan salah satu penyangga ibukota sekaligus berperan sebagai pusat ekonomi. Cukup banyak pabrik dan tempat industri yang dibangun di sini. Tapi, jika Anda ingin mencari tanah dijual murah, tempat ini memang lebih potensial daripada ibukotanya langsung. Ya, anggapan orang lain mengenai barang yang serba mahal di ibukota memang ada benarnya.

Dengan membelu tanah dengan harga murah di Bekasi, konsumen bukan hanya bisa membangun hunian, tapi juga tempat usaha dan bisnis kecil-kecilan di rumah yang dibangun di atas tanah ini. Anda juga bisa menjualnya dalam bentuk rumah siap huni. Nah, saat survei atau mencari tanah yang dijual murah di Bekasi, pertimbnagkan dulu 5 hal berikut.

 

  1. Lokasi Strategis

Dalam hal jual beli properti, nilai strategis sering menempati posisi pertama yang perlu dipertimbangkan. Bahkan saking pentingnya, peran lokasi ini juga bisa berpengaruh sangat besar pada harga jual tanah seandainya Anda adalah pihak penjual. Begitupula saat Anda memutuskan untuk membeli tanah di daerah Bekasi yang identik dengan sebutan kota industri.

 

Lokasi harus Anda prioritaskan mengingat kecenderungan pembeli maupun investor yang memang lebih tertarik untuk membuat bangunan komersial di pusat kota. Keunggulan utama dari sebuah bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan modern yang dibangun di atas tanah atau lahan kosong di lokasi strategis ini adalah mudah diakses.

 

Karena, kemudahan ini membuat masyarakat umum tertarik untuk berkunjung. Apalagi jika pengunjung hanya perlu berjalan kaki beberapa meter atau beberapa menit setelah turun dari angkutan umum di jalan raya utama. Meski misalnya barang-barang yang dijual lebih mahal, mereka bisa hemat tenaga dan uang transportasi daripada beli di tempat yang lebih jauh.

 

  1. Legalitas Lengkap

Pertimbangan kedua saat ingin mencarai tanah dijual murah adalah legalitasnya. Pastikan untuk meneliti kelengkapan surat yang mejadi bukti legalitas dari tanah yang ingin Anda perjualbelikan. Legalitas ini mencakup konversi asal hak tanah, apakah sudah berstatus SHM Pekarangan atau masih milik negara. Harap hindari sebisa mungkin tanah yang berpotensi munculnya sengketa seperti tanah warisan yang tidak lengkap legalitasnya.

 

Anda bisa mengecek hal ini di BPN langsung atu melalui notaris setempat. Anda juga bisa meminta Salinan AJB dari pemilik sekarang atau pemilik terdahulu jika ingin mengeceknya sendiri di BPN. Kemudian, pastikan juga jika validasinya sudah dibayar lunas sesuai dengan biaya retribusi yang sudah ditetapkan.

 

  1. Tipe Kavling atau Full

Pertimbangan berikutnya adalah mencari tanah dalam bentuk kavling atau sekaligus yang luas. Hal ini tergantung pada target yang akan Anda bidik. Jadi, jika Anda menargetkan pembeli yang hanya ingin membangun rumah minimalis, tanah kavling merupakan keputusan yang tepat. Sementara untuk pembeli yang ingin membangun kontrakan, bisa kedua-duanya.

 

Jadi, Anda bisa menjual beberapa kavling tanah atau menjual keseluruhan tanah dalam ukuran yang dibutuhkan untuk membangun sebuah kontrakan. Sedangkan untuk target pembeli yang lebih mayor, misalnya pengusaha retail yang ingin membangun pusat perbelanjaan atau pabrik, maka tanah yang harus Anda cari adalah yang ukurannya lebih luas.

 

  1. Luas Denah

Anda juga perlu membuat denah dari tanah yang akan Anda jual agar pembeli bisa memperoleh gambaran dari tanah yang akan mereka beli. Karena, biasanya mereka akan meminta denahnya terlebih dahulu sebelum survei langsung untuk melihat tanahnya. Usahakan untuk membuat denah yang terperinci dengan skala seperti membuat peta.

 

Karena dengan adanya denah tanah dijual ini, pembeli akan merasa lebih dihargai, apalagi bagi mereka yang super sibuk dan tidak bisa sering survei langsung ke lokasi. Mereka hanya perlu mempelajari dan mengamati denah tanah yang Anda.

 

Jadi, secara garis besar, mereka bisa langsung menyesuaikannya dengan denah bangunan yang akan mereka rancang di atas tanah tersebut. Kurang lebih, mereka hanya perlu 1-3 kali survei sebelum membuat keputusan untuk membelinya.

 

  1. Bebas Banjir

Pertimbangan terakhir ini bisa menjadi keunggulan dari tanah di Bekasi. Selain akses, daerah yang bebas banjir tentu lebih disukai pembeli. Apalagi untuk Jakarta dan kota penyangganya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang memang rawan banjir karena sebagian besar sungainya yang sudah tidak bermanfaat sebagaimana mestinya.

 

Jika lokasi yang tanah yang Anda perjualbelikan ini rawan banjir, maka bisa menghambat produktivitas bisnis mereka. Jadi, sebelum Anda merasa puas karena mendapat tanah di Bekasi yang bisa dibeli dengan murah, sebaiknya pertimbangkan dulu kemungkinan ini.

 

Selain dari owner-nya langsung, sebaiknya Anda juga bertanya pada masyarakat sekitar. Jadi, Anda tidak perlu menunggu musim hujan untuk membelinya setelah membuktikan sendiri bahwa lokasinya benar-benar aman dari banjir. Pertimbangan lainnya saat mencari tanah dijual murah di Bekasi adalah survei harga, terutama untuk lokasi tanah yang strategis.